Sabtu, Disember 02, 2006

Baitul Mawaddah : PENGAKUAN & PESANAN IKHWAH KEPADA AKHAWAT

Kami tidak mampu menahan pandangan mata ketika sedang melihat kalian para akhawat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah kecantikan dirimu, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, kerana itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan tudung litup yang membentang labuh.

Kami juga sukar menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian para akhawat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah suara yang merdu dengan irama yang mendayu, kerana itu tegaskanlah suara kalian, dan berbicaralah hanya yang perlu kepada kami.

Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati kalian para akhawat, ketika kami merasa kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayangan-bayangan kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian.


Kami juga ingin untuk terus medekatkan diri dan hati kami dengan kalian para akhawat, tapi maaf bukan kerana apa-apa tapi lebih kerana dorongan keinginan naluri seorang lelaki, maka kami akan selalu mencari ruang dan cara agar bisa untuk terus dekat dengan kalian.... Dengan cara menelefon, sms, chatting, bertemu muka, apatah lagi jika kalian sudi menjadi kekasih sebelum kita menempuhi alam perkahwinan, secara minimanya hati - hati kami akan terjerumus kepada kelalaian sedangkan masa yang terluang itu sepatutnya kami isi dengan tanggungjawab kami sebagai muslim , kerana itu ,pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan setelah itu janganlah memberi dan membalas bentuk perhatian kami selagi pintu Baitul Mawaddah Warahmah belum terbuka waktunya untuk kita......

1 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

Welche nötige Wörter... Toll, die ausgezeichnete Phrase levitra kaufen cialis online [url=http//t7-isis.org]cialis[/url]